E-book Windows Java Symbian My Playlist Video
Blogger Skins Scripts Blogging Tips Link Kosong Link Kosong
Blogs Review Cerita Hot Link Kosong Link Kosong
KonsultasiFacebookku Twitterku Software CommunityConnected ForeverMusik Favorit
Tampilkan postingan dengan label Devotion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Devotion. Tampilkan semua postingan
Senin, 10 Mei 2010 | 05.19 | 0 Comments

Kenalkah Kita Siapa Yesus?

Banyak orang Kristen merasa bahwa hubungan yang “akrab” dengan Tuhan bisa dicapai melalui ‘beribadah’ seperti dengan: rajin kegereja mengikuti perbaktian, jujur memberikan persembahan perpuluhan, mengadakan perbaktian pagi sore—namun “ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku” itulah sebabnya meskipun mereka rajin mengikuti perbaktian, rajin memberi persembahan perpuluhan, namun Tuhan Yesus berkata: ” Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.” (lihat Mat 25)Mengapa Tuhan Yesus justru menyebut mereka sebagai orang-orang terkutuk pedahal mereka sudah begitu taatnya beragama?Sepertinya tidak ada jawaban lain, mengapa Tuhan berkata demikian yaitu karena“Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.” (Yak 1 :27)Sudahkan kita beribadah? Kalau itu pengertian ibadah, maka dari pengamatan saya sepertinya masih banyak orang Kristen yang tidak beribadah, karena mereka lebih mengutamakan bahkan mengganggap sudah cukup dengan PERBAKTIAN yang mereka jalankan selama ini.
Tulisan ini TIDAK bermanfaat?

Strategi Hidup Kristiani

"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.” (Mat 10:16)
Mengapa harus CERDIK? Ya jelas, kalau tidak cerdik maka kita akan mati “diterkam serigala” tetapi sangat menyedihkan banyak orang Kristen tidak menyadari itu, bahwa mereka hidup “ditengah-tengah serigala” dimana mereka harus mempunyai STRATEGI HIDUP agar bisa menang dan ini bukan hanya soal menang kalah saja tetapi soal HIDUP dan MATI tentunya.CERDIK disini jelas menunjukkan bahwa Tuhan Yesus mengaharapkan agar kita sebagai orang Kristen mempunyai STRATEGI HIDUP KRISTIANI, meskipun yang terjadi sebaliknya, banyak orang Kristen memuji sikap polos sebagai sikap ‘seharusnya orang Kristen’Sudahkan kita menjadi orang Kristen yang cerdik? Atau justru licik, atau sebaliknya terlalu polos?
Tulisan ini TIDAK bermanfaat?

Mengukur Iman

Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, -- maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. (Mat 17 :20)
Dari beberapa buku yang saya baca, saya memperhatikan sepertinya para penulis tersebut suka mengalihkan topik untuk membela diri, bahwa mereka mempunyai iman yang besar namun iman mereka itu belum memiliki kuasa “untuk mampu memindahkan gunung,”
Sebaliknya, bagi saya yang tidak tau apa-apa ini, saya hanya bisa melihat bahwa begitu jelas Tuhan Yesus berbicara soal ukuran iman disini, bahwa Iman bisa DIUKUR, karena itu jika gunung belum mau pindah diperintahkan kita maka jelas berarti IMAN KITA BELUM SEBESAR BIJI SESAWI itu….
Tulisan ini TIDAK bermanfaat?
 
Copyright TEORI KEBAHAGIAN © 2010 - All right reserved - Using Blue Porno Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.